Tampilkan postingan dengan label Pencegahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pencegahan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Januari 2013

Cegah Infeksi Bakteri pada Susu Formula


Cegah Infeksi Bakteri pada Susu Formula


Keberadaan bakteri dalam susu formula bukanlah hal baru di kalangan peneliti pangan. Keterkaitan antara bakteri susu formula dengan penyakit pada bayi telah diidentifikasi sejak tahun 1983.

Yang perlu diketahui adalah susu formula mau pun makanan bayi bukanlah produk steril. Karena itulah susu harus diseduh dengan air matang bersuhu minimal 70 derajat celcius serta dikonsumsi segera setelah dicairkan. 

Setelah heboh dengan bakteri E.sakazakii di Indonesia, kini orangtua di Amerika Serikat dibuat cemas dengan kasus cemaran Cronobacter sakazakii dalam susu formula yang beredar di sana.

Untuk mencegah terjadinya kontaminasi bakteri pada susu formula, ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan, seperti yag dipaparkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), AS berikut ini:

* Gunakan air panas untuk membuat susu bayi dari susu bubuk formula. Panas air harus mencapai 158 ° F (70 ° C)

* Jika memungkinkan, jangan menggunakan susu bubuk. Anda bisa menggunakan susu formula cair yang biasanya lebih steril.

* Ikuti instruksi pembuatan susu sebagaimana tertera dalam kemasan.

* Buanglah susu formula jika Anda tidak segera meminumnya dalam waktu 24 jam setelah dipersiapkan.

Sementara itu Lorry Rubin, kepala penyakit menular di Cohen Children's Medical Center, New York mengatakan, hal terpenting yang harus para orang tua ketahui adalah, bagaimana dapat mempersiapkan susu formula dengan benar.

Gelas dan botol harus dibersihkan dan disterilkan dan air harus direbus dan didinginkan sebelum menambahkan susu bubuk formula. "Jika Anda mencoba menghangatkan atau salah dalam penyajiannya, bakteri dapat berkembang biak dan Anda memiliki risiko lebih tinggi untuk mendapatkan sakit

Menghalau Morning Sickness


Menghalau Morning Sickness


Morning Sickness (Mual) dan Tips Pencegahannya

Masa kehamilan telah identik dengan gejala mual dan muntah. Disebut ‘morning sickness’ karena pada sebagian wanita hamil, gejala ini paling parah menyerang pada pagi hari dan kemudian mereda seiring dengan berjalannya hari. Tetapi, gejala ini sebenarnya bisa menyerang kapan saja dan bisa berlangsung seharian penuh, dengan intensitas yang berbeda-beda pada setiap wanita hamil.

Apa penyebabnya?

Morning sickness dapat timbul karena adanya berbagai perubahan dalam tubuh selama hamil, yaitu:

• Meningkatnya sejumlah hormon secara drastis pada awal kehamilan seperti estrogen dan hCG (human chorionic gonadotrophin) yaitu hormon yang diproduksi plasenta selama masa kehamilan dalam tubuh Anda. Intensitas mual dan muntah cenderung meningkat seiring dengan melonjaknya kadar hCG. Wanita hamil yang memiliki kadar hCG lebih tinggi, misalnya ketika mengandung anak kembar, juga cenderung mengalami intensitas morning sickness yang lebih tinggi.

• Indera penciuman menjadi lebih sensitif. Makanan-makanan tertentu yang memiliki aroma kuat dapat tercium dari jarak cukup jauh dan bisa langsung membuat Anda merasa mual.

• Kondisi emosional Anda juga bisa memperparah morning sickness, misalnya jika sedang stres.

Kapan dan berapa lama saya akan mual-mual?
Morning sickness umumnya terjadi pada trimester pertama kehamilan. Ada wanita hamil yang mual-mual dan diikuti dengan muntah, namun ada juga yang hanya merasa mual. Rasa mual biasanya muncul saat kehamilan memasuki minggu ke-6, tetapi bisa juga timbul lebih awal pada minggu ke-4.
Ada wanita hamil yang terbebas dari gejala mual-mual dan muntah setelah melewati 14 minggu. Ada pula yang butuh waktu sekitar sebulan untuk terbebas dari morning sickness, meski mungkin nanti akan muncul-hilang selama masa kehamilan. Bahkan ada juga wanita yang terus menerus mengalami mual dan muntah sepanjang kehamilan sampai persalinan.

Apa akibat yang dapat ditimbulkan?

Walaupun morning sickness dianggap sebagai gejala yang normal, tapi bukan berarti Anda bisa menyepelekannya. Mual-mual dan muntah akan menimbulkan kelelahan dan menurunkan kondisi fisik, yang tentu saja tidak baik bagi kehamilan Anda.

Apakah mual-mual dan muntah dapat mempengaruhi bayi Anda?

Bila intensitas mornick sickeness tergolong ringan hingga sedang, maka tidak akan berpengaruh buruh pada kesehatan janin. Sedangkan gejala mual-mual dan muntah yang berlangsung terus menerus dengan intensitas tinggi, ada kemungkinan menimbulkan risiko yang lebih tinggi pada kesehatan janin. Untuk lebih memastikan, berkonsultasilah dengan dokter.

Tips menghalau rasa mual

• Terapkan metode ‘makan sedikit tapi sering’ sepanjang hari sehingga perut Anda tidak pernah dalam keadaan kosong. Bisa berupa makanan yang tergolong karbohidrat, makanan yang mengandung protein tinggi, dan snack. Jangan lupa untuk minum yang banyak, baik air putih atau jus, di sela-sela makan.

• Hindari makanan-makanan dengan aroma yang kuat, yang dapat membuat Anda merasa mual. Sebaiknya makanlah makanan yang memiliki suhu ruang atau dingin, karena makanan yang baru matang dan masih panas cenderung mengeluarkan aroma yang kuat.

• Hindari makanan berkadar lemak tinggi karena butuh waktu lebih lama bagi sistem pencernaan untuk mencernanya. Makanan-makanan yang digoreng, pedas, dan asam juga tidak disarankan karena dapat mengganggu sistem pencernaan.

• Waspadai pula pemicu mual di luar makanan, seperti ruangan yang sumpek dan mengeluarkan bau kurang sedap, bau parfum yang menyengat, atau menaiki mobil.

• Ketika bangun tidur, jangan langsung turun dari tempat tidur. Duduklah dulu di tempat tidur selama beberapa menit. Untuk alternatif, saat bangun tidur, minumlah air putih dan makan biskuit atau cracker yang telah Anda letakkan di samping tempat tidur pada malam sebelumnya. Kemudian beristirahatlah selama 20-30 menit sebelum turun dari tempat tidur. Mengemil cracker di malam hari juga dapat membantu bila Anda terbangun dengan mual-mual pada tengah malam.

• Rasa mual akan bertambah parah jika Anda merasa lelah dan stres. Jadi, luangkan waktu untuk bersantai dan tidur. Lakukanlah kegiatan yang menyenangkan seperti menonton film atau berkumpul dengan teman-teman untuk mengalihkan Anda dari rasa mual

Jumat, 18 Januari 2013

Dot Hambat Perkembangan Emosi Bayi


Dot Hambat Perkembangan Emosi Bayi


Orang tua yang ingin anaknya tidak mengalami kelambatan pertumbuhan, sebaiknya tidak memberikan dot pada bayi mereka. Walaupun dot satu-satunya alat yang bisa meredakan tangis anak.

Sebuah penelitian baru dari Universitas Wisconsin-Madison menyebutkan, bayi yang sering menggunakan dot akan mengalami gangguan perkembangan dan emosi.

"Dot membatasi perkembangan emosional bayi karena membatasi mereka untuk meniru ekspresi wajah orang lain," ujar Paula Niedenthal, Professor Psikologi dari University of Wisconsin-Madison, Kamis, 20 September 2012. Padahal, meniru adalah cara yang paling efektif bagi bayi untuk membantu memahami emosi dan perasaan orang lain.

Penelitian ini menunjukkan, bahwa dengan dot di mulut, bayi tidak bisa tersenyum, cemberut, atau menggambarkan emosi di wajah mereka. Alur emosi mereka terhambat oleh alur dot di mulut dan banyak orang tua yang tidak mengetahu atau membaca ekspresi mereka.

Meski begitu, dot tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap bayi perempuan. Menurut sebuah penelitian di Jurnal Dasar dan Psikologi Terapan, bayi perempuan yang menggunakan dot, lebih mampu mengekspresikan wajah mereka, dibandingkan bayi laki-laki.

Dalam menguji dampak penggunaan dot, Niedenthal melakukan tiga kali pengujian. Hal ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan dot dan pengelolaan emosi para bayi yang tersebar di Amerika dan Perancis.

Dalam penelitian pertama ditemukan hasil, 6 dari 7 bayi yang menghabiskan masa kecil mereka dengan dot di mulut, kurang mampu menirukan atau menunjukkan ekspresi wajah, ketika ekspresi mereka dalam video ditampilkan.

Penelitian kedua adalah skoring yang dilakukan terhadap bayi atau balita yang selalu menggunakan dot dalam setiap pergaulannya. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa anak-anak yang menggunakan dot tidak mampu berempati dan berinteraksi dengan teman sebayanya, karena terlalu sibuk dengan dot mereka.

Penelitian ketiga yang dilakukan adalah penelitian yang dilakukan sekelompok mahasiswa untuk menilai tingka kecerdasan seseorang terutama dalam mengambil keputusan. Orang-orang yang menggunakan dot ketika masih kecil, memiliki nilai yang rendah dalam hal mengambil keputusan.

Meskibegitu, Joseph Campos, Professor Psikologi dari University of California menyatakan, hasil penelitian atas dampak pemakaian dot harus dilakukan lebih lanjut. "Penggunaan dot terhadap perkembangan emosi merupakan hal yang menarik dan menantang untuk didalami," ujarnya.

Campos melanjutkan, tidak semua peneliti setuju atas hasil yang didapat dalam penelitian yangmenghubungkan perkembangan emosi dengan penggunaan dot. Apalagi dampak negatifnya hanya terjadi pada bayi laki-laki. "Menemukan mengapa bayi perempuan tidak terpengaruh secara emosional atas penggunaan dot, adalah tantangan bagi Neadhental selanjutnya," kata Campos

Obat Ini Mengubah Nyeri Bulanan pada Wanita Jadi 4 Bulanan


Obat Ini Mengubah Nyeri Bulanan pada Wanita Jadi 4 Bulanan


Obat penunda haid umumnya hanya dipakai untuk keperluan jangka pendek, misalnya saat menjalankan ibadah haji. Namun di Australia, ada obat baru yang bisa dipakai secara teratur sehingga dalam setahun nyeri haid hanya akan datang 3 kali.

Ini berarti, haid hanya akan datang 4 bulan sekali dan bukan setiap bulan seperti normalnya datang bulan pada wanita. Derita nyeri bulanan serta perubahan mood sebagai efek dari Pre Menstrual Syndrome (PMS) juga tidak perlu terjadi 12 kali dalam setahun, tapi cukup 3 kali saja.

Yaz Flex, nama obat tersebut adalah obat penunda haid pertama di Australia yang bisa digunakan terus menerus. Satu kemasan berisi 120 tablet, dilengkapi dengan alarm digital yang akan mengingatkan para wanita apabila lupa tidak mengonsumsinya.

Fitur alarm digital juga menjadi kelebihan obat ini, mengingat obat-obat hormon untuk kontrasepsi maupun pengaturan haid sering gagal karena jadwal minumnya sering terlupakan. Penelitian menunjukkan, 80 persen wanita pernah lupa minum pil KB dan 31 persen selalu lupa minimal sebulan sekali.

Namun seperti halnya obat lain, obat yang mulai digemari para wanita di Australia terutama yang sering lupa ini juga punya efek samping. Mual, depresi, sakit kepala, nyeri dada serta perdarahan di luar siklus menstruasi bisa terjadi sebagai efek sampingnya.

Wanita yang mengonsumsi obat ini juga 2 kali lebih rentan mengalami penggumpalan darah dibanding saat mengonsumsi obat hormon biasa. Tidak semua mengalaminya memang, risikonya hanya 2,7 berbanding 100.000 atau masih sangat rendah.

Dengan obat-obatan yang ada selama ini, pengaturan siklus haid umumnya dilakukan tidak lebih dari 2 minggu sehingga totalnya hanya 40 hari tidak mengalami datang bulan. Obat yang digunakan bisa berupa pil KB atau obat hormon yang berisi progesteron maupun kombinasi esterogen dan progesteron.

5 Cara Mudah Menenangkan Bayi yang Rewel


5 Cara Mudah Menenangkan Bayi yang Rewel


Apakah buah hati anda termasuk balita yang rewel ketika tidur? Tentu Anda sedih jika usaha untuk membuatnya diam dan tenang tetap saja tidak berhasil. Tangisan dan rengekan dari sang buah hati dapat mengacaukan pikiran dan juga mengganggu ketenangan.

Kunci untuk menenangkan bayi yang rewel dimulai dari Anda sendiri. Orangtua harus lebih dulu menenangkan pikirannya. Jadi cobalah ambil waktu sejenak untuk menenangkan diri ataupun menarik nafas agar pikiran dapat kembali tenang.

1. Gunakan Selimut 
Salah satu alasan mengapa perawat di rumah sakit seringkali membungkus tubuh bayi dengan menggunakan selimutnya adalah karena cara itu bisa membuat bayi merasa mendapat perhatian, hangat dan juga perlindungan dari sang orangtua. Hal ini terbukti dapat mengurangi rengekan dan tangisan para bayi.

2. Ayun-ayun 
Dengan menggunakan ayunan ataupun dengan tangan, mengayun bayi adalah cara yang paling efektif untuk membuatnya tertidur lelap. Gerakan simpel seperti mengayun terbukti dapat membuat bayi merasa nyaman. "Apapun jenis ayunannya, baik dengan menggunakan ayunan, tangan ataupun kasur goyang khusus bayi, dapat membuat mereka menjadi lebih nyaman," ujar O'Neill.

3. Musik dengan Irama yang Mengalun Lembut
Lagu dengan irama yang mengalun lembut dan menenangkan, lagu yang tepat untuk mengantar bayi Anda agar dapat tidur dengan tenang. Anda bisa memasang lagu tersebut untuk menemani tidur malam buah hati kesayangan.

4. Langkah Berjinjit
Ketika bayi anda terbangun dari tidurnya tengah malam, ajak ia melangkah berjinjit dengan tumpuan kaki Anda hingga buah hati benar-benar tidur terlelap kembali. Namun, jika hal itu tetap tidak berhasil, coba dudukan ia dalam pangkuan dan tekuk kakinya sambil duduk bergoyang-goyang selayaknya Anda sedang berkuda.

5. Buat Pencahayaan yang Redup
Mungkin terdengar klise, namun ruangan gelap merupakan salah satu langkah yang ampuh dalam membuat bayi Anda tidur dengan lelap. Sedangkan jika Anda menidurkannya di ruangan yang terang, hal itu dapat menstimulasi indranya dan membuatnya tetap terjaga. Berbeda dengan ruangan dengan pencahayaan yang terang, ruangan dengan pencahayaan yang temaram dapat membuat mereka tidur lebih tenang dan damai

Menghilangkan Aroma Kaki yang Tidak Sedap karena Memakai Sepatu


Menghilangkan Aroma Kaki yang Tidak Sedap karena Memakai Sepatu


Kaki menjadi bagian tubuh yang seringkali lupa dirawat. Padahal jika tidak memberi perhatian, bagian terbawah kaki tersebut bisa jadi kasar jika jarang discrub dan juga dapat menimbulkan aroma tidak sedap.

Masalah aroma tidak sedap pada kaki memang menyebalkan. Biasanya timbul karena terlalu lama menggunakan sepatu dan alas kaki yang digunakan sudah menempel keringat sehingga mengeluarkan aroma menyengat. Untuk mengatasinya, ini dia tips menghilangkan bau kaki karena sepatu.

1. Bersihkan Sepatu
Pertama-tama bersihkanlah sepatu menggunakan deterjen. Rutinlah membersihkannya setiap dua minggu sekali. Sikatlah bagian bawah sepatu untuk menghilangkan kotoran dan tanah yang menempel. Namun, ada juga bahan-bahan sepatu yang tidak perlu dicuci, seperti bahan kulit dan suede. Untuk bahan tersebut, cukup bersihkan dengan lap basah, sampai ke dalam ruang sepatu. Untuk bagian sol, sikatlah dengan sikat gigi yang telah dicelupkan ke dalam air deterjen.

2. Gunakan Sepatu Jika Sudah Benar-benar Kering
Setelah membersihkan sepatu, jangan langsung memasukkannya ke dalam kotak. Anging-anginkanlah sepatu di teras rumah, namun jangan langsung menjemurnya di bawah matahari, karena warnanya bisa memudar dan kulit sepatu bisa terkelupas. Ingat, jika masih lembab jangan langsung menggunakan sepatu, karena malah membuat kaki Anda berbau. Tunggu hingga benar-benar kering sempurna.

Setelah kering, Anda bisa menaburkan baking soda ke dalam sepatu Diamkan semalaman, agar aroma dan bakteri dalam sepatu terserap oleh baking soda. Keesokan harinya, keluarkan baking soda.

3. Rendam Kaki dengan Cuka
Salah satu bahan natural untuk melawan aroma kaki yang tidak sedap adalah memanfaatkan cuka. Campur setengah gelas cuka yang ditambah dengan satu liter air. Rendamlah kaki dan diamkan selama 10 sampai 20 menit.

4. Semprotan Penghilang Bakteri
Saat ini banyak dijual semprotan khusus untuk menghilangkan bakteri di kaki. Semprotan tersebut juga berperan untuk menghilangkan aroma tidak sedap pada kaki. Anda bisa menggunakan semprotan ini ketika akan mengenakan dan melepas sepatu.

5. Bedak Kaki
Selain menggunakan semprotan kaki, Anda juga dapat menaburkan bedak kaki. Bedak yang khusus dirancang untuk kaki tersebut dapat menyerap keringat di kaki, yang menjadi sumber aroma tidak sedap dari sepatu. Bisa digunakan sebelum memakai sepatu. Untuk hasil yang efektif, bedak kaki bisa dipakai pada malam hari kemudian dibungkus dengan kaus kaki dan diamkan semalaman.

Cara Mencegah Infeksi Payudara pada Ibu Menyusui


Cara  Mencegah Infeksi Payudara pada Ibu Menyusui


Sangat penting bagi para wanita untuk selalu merawat payudaranya, apalagi selama masa menyusui. Kondisi payudara yang tidak sehat karena infeksi atau peradangan dapat mempengaruhi kesehatan bayi yang melakukan kontak dengan payudara ibu ketika minum ASI.

Setelah melahirkan, kelenjar susu dalam payudara akan mulai bekerja menghasilkan air susu. Umumnya air susu akan mengalir dengan lancar antara satu hingga tiga hari setelah melahirkan, tetapi mungkin memakan waktu yang lebih lama jika Anda melahirkan dengan proses caesar.

Infeksi payudara paling sering terjadi antara satu sampai tiga bulan setelah melahirkan. Infeksi tersebut dikenal dengan mastitis atau peradangan jaringan payudara, yang dapat berkembang menjadi abses (kumpulan nanah) dalam jaringan payudara jika tidak diobati.

Bakteri yang menyebabkan infeksi tersebut biasanya ditemukan di dalam mulut bayi yang akan berpindah ke puting susu dan dapat memasuki saluran susu melalui retakan kecil di kulit puting. Bakteri tersebut dapat berkembang biak dengan cepat dalam ASI.

Gejala pertama dari infeksi payudara adalah nyeri, bengkak, dan kemerahan pada payudara. Anda mungkin juga akan mulai merasa tidak enak badan, flu, demam, nyeri dan sakit kepala. Sebelum infeksi tampak dengan jelas, Anda mungkin akan mengalami retak kecil pada puting dan kulit di sekitarnya.

Jika Anda mengembangkan gejala-gejala infeksi payudara tersebut, segera periksakan ke dokter. Dokter akan memberikan antibiotik yang dapat dikonsumsi secara aman meski Anda sedang menyusui.

Apabila pengobatan dengan menggunakan antibiotik saja tidak cukup, dokter akan mengeringkan abses yang telah berkembang dalam payudara. Dokter akan menguras abses payudara, dengan menghapus nanah melalui jarum atau membuat lubang kecil di payudara di bawah anestesi lokal.

Beberapa wanita lebih rentan mengembangkan mastitis daripada yang lain, terutama wanita yang baru pertama kali menyusui. Tetapi mastitis dapat dicegah dengan mengurangi risiko berkembangnya infeksi dan melakukan perawatan.

Rawatlah payudara Anda agar terhindar dari mastitis dengan cara sebagai berikut:

1. Istrirahat dengan cukup
2. Makan makanan yang sehat untuk menjaga produksi susu
3. Lebih sering menyusui bayi Anda, mengosongkan payudara yang penuh air susu dapat mempromosikan kesehatan payudara
4. Menyusui bayi dengan posisi bergantian agar kedua payudara dapat kosong secara merata
5. Hindari menggunakan sabun untuk menyapu benjolan merah pada puting
6. Jika terjadi pembengkakan pada payudara, kompres dengan es untuk mengurangi pembengkakan
7. Pijat payudara Anda dengan lembut dari ketiak ke arah puting untuk melunakkannya
8. Menyapih bayi secara perlahan hingga beberapa minggu atau tidak tiba-tiba berhenti menyusui

Anda juga dapat menjaga kesehatan payudara dengan memilih bra yang tepat untuk ibu menyusui, seperti dilansir onlymyhealth, Selasa (15/1/2013) antara lain:

1. Pilihlah bra yang mampu mendukung payudara sepenuhnya, sebaiknya pilih yang menggunakan tulangan elastis daripada kawat
2. Pastikan bra yang Anda kenakan pas dan tidak terlalu ketat
3. Kenakan bra dengan serat alami yang melapisi cup payudara. Bahan sintetis dapat menjebak kelembaban dan mempromosikan infeksi.
4. Kenakan bra menyusui sepanjang waktu, bahkan ketika tidur, untuk mendukung produksi susu yang mencukupi untuk bayi Anda

Ilmuwan Jepang Ciptakan Sel Khusus Pembunuh Kanker


Ilmuwan Jepang Ciptakan Sel Khusus Pembunuh Kanker


Hingga kini kanker bisa dikatakan sebagai salah satu penyakit yang hampir tak ada obatnya alias sulit disembuhkan. Berbagai pengobatan yang sudah ada pun hanya bertujuan mengurangi kemampuan sel 'jahat' kanker untuk berkembang biak. Namun baru-baru ini tim peneliti dari Jepang menemukan pengobatan kanker baru dengan memanfaatkan sel T yang diklaim dapat membunuh kanker untuk pertama kalinya.

Sebenarnya secara alami sel T atau bagian dari sel darah putih yang berperan utama dalam sistem kekebalan sel sudah terdapat di dalam tubuh setiap orang tapi jumlahnya kecil. Oleh karena itu peneliti menduga dengan menyuntikkan sel T tambahan dalam jumlah besar ke tubuh pasien maka upaya itu dapat memperkuat sistem kekebalan sel dan tubuh secara menyeluruh untuk melawan kanker.

Untuk membuat sel spesifik yang disebut dengan limfosit T pembunuh (killer T lymphocytes) ini, awalnya tim peneliti harus memprogram ulang limfosit T yang memiliki spesialisasi membunuh beberapa jenis kanker tertentu menjadi jenis sel lain yang disebut induced pluripotent stem cells (sel iPS). Sel-sel iPS inilah yang menghasilkan limfosit T spesifik kanker.

Kendati begitu, studi sebelumnya menemukan limfosit T pembunuh yang dihasilkan di dalam laboratorium dengan menggunakan metode konvensional dianggap kurang efisien dalam membunuh sel-sel kanker karena masa hidupnya yang sangat pendek sehingga penggunaan limfosit T pembunuh untuk pengobatan kanker menjadi terbatas.

Beruntung peneliti telah mengantisipasi kendala itu. Untuk mengatasinya, tim peneliti dari RIKEN Research Centre for Allergy and Immunology yang dipimpin Hiroshi Kawamoto ini pun memprogram ulang limfosit T pembunuh pada orang dewasa menjadi sel-sel iPS dan mengamati bagaimana sel-sel ini terdiferensiasi. Caranya dengan memapari limfosit T pembunuh dengan 'faktor Yamanaka' atau sekelompok senyawa yang menginduksi sel-sel agar kembali ke tahap non-spesialisasi.

Kemudian sel-sel iPS yang diperoleh dari proses itu ditumbuhkan di dalam lab dan diinduksi agar dapat berdiferensiasi menjadi limfosit T pembunuh. Jenis limfosit T baru ini pun telah terbukti spesifik dengan limfosit asli yang ada pada beberapa jenis kanker kulit yang sama.

Tak hanya itu, peneliti juga mempertahankan reorganisasi genetik selnya dan membuat limfosit T pembunuh ini mampu mengekspresikan reseptor kanker spesifik pada permukaan 'tubuhnya'. Limfosit T baru ini juga diketahui aktif memproduksi senyawa anti-tumor.

"Kami telah berhasil mengembangkan sel-sel T spesifik antigen dengan membuat sel-sel iPS dan mendiferensiasikan mereka untuk kembali menjadi sel T yang fungsional," tukas Dr. Kawamoto seperti dilansir dari Daily Mail, Sabtu (5/1/2013).

"Langkah selanjutnya adalah menguji apakah sel T ini dapat membunuh sel-sel tumor secara selektif, tidak dengan sel-sel lainnya di dalam tubuh. Jika mereka bisa melakukannya maka sel-sel ini dapat disuntikkan langsung ke dalam tubuh pasien untuk terapi. Bahkan hal ini bisa direalisasikan dalam waktu dekat," lanjutnya.

Cara Mencegah Kelebihan Lemak pada Perut


Cara Mencegah Kelebihan Lemak pada Perut


Lemak berlebih pada perut seringkali membuat wanita tidak percaya diri karena menganggap tampilannya kurang sempurna. Bukan hanya soal penampilan fisik, lemak perut atau belly fat juga sering diasosiasikan dengan gangguan kesehatan serius seperti jantung, paru-paru serta ginjal. Apa sebenarnya lemak perut itu dan bagaimana mencegahnya?

Menurut Dokter Endrokrinolog dan Spesialis Antiaging Dr. Deepak Chaturdevi, lemak perut atau istilah medisnya abdominal obesity adalah kelebihan lemak yang terbentuk di area perut. Lemak ini bisa terjadi pada setiap orang dengan berbagai usia, pria maupun wanita.

Penyebab terjadinya lemak perut belum diketahui secara pasti, tapi bisa dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan genetis. Artinya, lebih rentan terjadi pada mereka yang orangtuanya juga memiliki kelebihan lemak di perut. Faktor lainnya karena menurunnya sensitivitas insulin, merokok, konsumsi junk food, kebiasaan makan larut malam, stres, pencernaan yang tidak lancar atau masalah pada usus.

Ketika sudah terjadi penumpukan lemak di perut, akan sedikit sulit menghilangkan atau menguranginya. Diperlukan komitmen tinggi untuk diet sehat dan olahraga teratur. Pada kondisi tertentu, lemak bahkan perlu diangkat dengan bedah plastik.

Namun bagi Anda yang belum terlanjur memiliki lemak perut berlebih, ada cara untuk mencegahnya. "Bukan sekadar latihan fisik, tapi yang terpenting adalah apa yang Anda makan; diet yang tepat itu wajib bila Anda ingin menghindari abdominal obesity," tutur Dr. Deepak, seperti dikutip dari Health Me Up.

Dia menambahkan, "Abdominal obesity berarti level insulin dan hormon stres tinggi. Jika Anda mengalami kelebihan lemak pada perut, jelas mengindikasikan bahwa ada sesuatu yang salah pada sistem tubuh dan Anda perlu memperbaikinya dengan cara yang tepat untuk menghindari gangguan kesehatan."

Ini beberapa cara yang harus Anda lakukan agar tubuh jauh dari kelebihan lemak perut untuk selamanya:
- Minumlah banyak air putih setiap hari. Air adalah 'obat' alami yang ampuh untuk membuang racun-racun, termasuk lemak berlebih.
- Makanlah tepat waktu. Kunyah makanan dengan perlahan sebelum menelannya. Perut akan lebih mudah menerima makanan yang sudah dicerna dalam mulut dengan baik. Kebiasaan mengunyah makanan dengan perlahan kecil kemungkinannya menimbun berat berlebih.
- Kurangi minuman bersoda karena mengandung banyak gula yang berpotensi menimbun lemak. Akan lebih sehat jika mengonsumsi air lemon.
- Makan lebih banyak buah dan sayuran segar yang kaya akan serat.
- Konsumsi makanan dengan porsi kecil, dan makan setiap 3-4 jam.
- Hindari makan terlalu malam.
- Lakukan latihan fisik minimal 45 menit setiap hari. Tidak harus olahraga atau fitnes di gym. Cukup dengan memperbanyak gerak dalam keseharian Anda.
- Tidur yang cukup di malam, sedikitnya 7-8 jam sehari.
- Konsumsi makanan rendah lemak.
- Cek level kolesterol secara rutin, minimal satu tahun sekali.
- Kontrol berat badan Anda.